Apakah Keperawanan Bisa Dikembalikan ?

Di posting oleh Keperawanan pada 12:47 PM, 05-Apr-14

Apa keperawanan bisa dikembalikan seperti semula jadi pertanyaan yang terlintas pada sebagian wanita. Mengembalikan keperawanan seperti mencari jarum sebesar kuman ditengah samudera pasifik. Kembali perawan laksana diminta untuk mencari wanita tanpa nama dan tanpa identitas di penjuru muka bumi. Sesuatu yang mustahil selalu terbayang ketika kita ditanya apakah ada cara untuk mengembalikan keperawanan. 


Dalamnya lautan pasifik tentu sudah terkenal, luas muka bumi ini tentunya sudah banyak yang mengetahui meski belum pernah menghitungnya sendiri. Apa maksud dari semua ini dan mengapa keperawanan yang sulit dikembalikan bisa membuat wanita makin menangis? Kita tahu bahwa hampir tiap penyakit selalu ada obatnya, seperti misalnya kulit terluka akibat senjata tajam maka lama kelamaan akan mengering setelah diobati, walau kadang juga menimbulkan belang atau bekas luka. 

Orang pada umumnya jadi kurang pede ketika bekas luka tadi nampak dan membekas dikulitnya, tetapi itu bukanlah aib dan tidak akan membuat harga diri seseorang jatuh. Sementara luka akibat kehilangan keperawanan itu beda persoalan, tak mungkin rasanya bekas ketidakperawanan diperlihatkan kepada umum. Dengan segala cara pasti akan disembunyikan serapi mungkin supaya orang lain tidak tahu. 

Bahkan keluarga atau teman dekat juga tak boleh sampai tahu, karena jelas jika sampai mereka tahu maka si wanita akan kehilangan muka. Keadaan tidak perawan tak bisa selamanya disembunyikan, serapi apapun disimpan maka tetap akan terbongkar ketika ia telah menikah. Di malam pertama, seorang suami punya kewajiban untuk memberi nafkah batin pada istri. 

Wanita manapun yang tidak perawan akan ketakutan saat melakukan hubungan badan, ia tahu bahwa nantinya suaminya akan marah besar, marah karena mendapat wanita yang sudah tidak original. Suami bisa emosi ketika tahu si istri tidak virgin lagi, emosi suami bisa memuncak dan tidak menutup kemungkinan dapat langsung menceraikan wanita tadi. Sebuah keadaan yang mengerikan, menakutkan, dan lebih seram daripada suasana kuburan terangker di dunia. 

Keringat dingin mengalir, jantung berdebar debar menahan rasa malu dan perasaan tidak menentu lainnya. Itulah sebuah bayangan yang bisa saja jadi kenyataan ketika wanita tidak perawan menikah dengan pria. Tentulah tak ada wanita yang ingin mengalami kejadian seperti itu, tak ada jalan lain selain berusaha keras agar bisa perawan kembali. Persoalan biaya hendaknya dibuang karena keperawanan memang sangat mahal!

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Komentar terbaru dinonaktifkan pada posting ini.